Sabtu, 19 Juni 2010

SMA KITA SEKARANG

19 juni 2010 anak SMAN 1 Talang padang bagi raport. Beberapa ortu yang dateng untuk nyelesain aneka ragam urusan anak. Aku juga dateng, buat ngurus mutasi anak ku. Sambil nunggu berkas aku sempat liat-liat sana-sini, udah banyak berubah, terang aja, sudah 20 tahun, euuy. Buat yang temen-temen yang jarang pulkam kali aja ini bisa mengobati sedikit rasa rindu, terinspirasi dari blog seorang teman yang ternyata memang cukup ampuh mengobati home sick

take dari depan kantor ke arah lapangan basket. disamping lapangan basket itu dulu berderet kelas I.5, I.6, sama I.7

ini ruangan dalem kantor. disini dipajang puluhan piala, profil sekolah sama daftar guru. itu piala dari taun kapan aja ya? mentereng nya.Tamu diterima disini.sssttt, tadi sambil nunggu liat-liat daftar guru, ada yang udah 20th loh mengabdi di situ, wuihh

parkiran, belahsononya mushola. dulu parkirannya kecil disamping kelas A1.1, sekarang parkiran agak lebar tapi motornya masih aja luber-luber. beda banget ma dulu, dulu mah banyak yang nyeker alias jalan kaki, tapi saat itulah jalinan kisah cinta dirangkai, hehe..

naaa...ini pojokan dibelakang kelas fisika 1, sebagian dindingnya tanah gunung alip. ini area mesra anak-anak A1, mulai dari nyelipin kertas pesan didinding gunung, ngerumpi ngrencanain boikot, ngrayu cewek idaman, sampe jasa percomblangan, hehe


ini kelas tambahan yang letaknya paling pojooook di bawah dekat sungai. Ini sekarang kelas X1


ini sungai dibelakang sekolah. entah sudah berapa siswa yang mbolos melalui jalan ini, dan entah sudah berapa kisah cinta yang pernah dirajut dipinggiran sungai yang dulu masih indah ini


ini ruang kelas yang dulu paling pojok diatas gunung, kelas aku, A1.1. katanya dulu ruang ini agak kerraas, angker maksudnya, gak tau juga ya kbenarannya, yang jelas semasa aku dikelas itu happy-happy aja tuh. sekarang ini jadi kelas X.5 dan bukan satu-satunya kelas yang dipojokan karena masih ada kelas-kelas yang ditambah lagi. Daaan..tdi sempat tanya sama anak-anak dikelas itu tentang kebenaran angkernya kelas ini, katanya emang pernah ada yang liat 'sesuatu' disitu, tapi sih yang jelas sesuatu itu gak pernah bisa dibuktikan kebenarannya alias hanya isu belaka.


Dulu ini perpustakaan sekolah, sekarang jadi ruang dewan guru

TIRTA TAPTA PEMALI

kafe dermaga, enak, bisa lesehan disini


kolam air dingin


theraphy track, tempat pemulihan


sepeda air mengelilingi kanal yang pinggirnya ada kebun anggrek dan kebun binatang mini


saung ditengah kolam


toko suvenir


musholla


ada water boom, tadinya pake bayar, tp skarang sudah gratis


Tirta tapta Pemali adalah tujuan wisata pemandian air panas yang berlokasi di kecamatan Pemali, 20 km dari Sungai Liat Bangka belitung. Lokasi sumber air panas di Pemali pertama kali ditemukan pada zaman kolonial Belanda. Pada saat itu dilakukan eksplorasi timah oleh perusahaan B.T.W. (Bangka Tin Winning Bedrijt) yaitu perusahaan milik Belanda yang khusus bergerak disektor pertambangan timah di Pulau Bangka.Air panas ini berasal dari air tanah aktif yang mengeluarkan belerang yang sangat ccocok bagi wisataan yang datang untuk kesehatan atau menghilangkan pegal-pegal dengan cara berendam dikolam air yang disediakan. Juga menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit.


Menurut penuturan Yusnarti, Manajer Operasional Pemandian Air Panas Tirta Tapta Pemali, selain menyediakan tiga kolam air panas, pemandian yang dibangun di atas lahan 8,2 hektare itu juga menyediakan kolam air dingin untuk kanak-kanak dan keluarga. “Kami juga melengkapi objek wisata pemandian ini dengan beragam fasilitas menarik, di antaranya kanal wisata yang bisa dijadikan arena bermain sepeda air bagi keluarga, juga ada arena games, plaza, dan arena bermain, juga ada panggung hiburan dan kebun binatang mini yang khusus dihiasi 20 ekor kijang tutul bantuan Istana Bogor,” tutur Yus, sapaan akrab Yusnarti. Ada track pijat refleksi yang berguna bagi pengunjung yang sedang melakukan teraphy, musholla, toko suvenir dan restoran.

Jumlah wisatawan yang mengunjungi tempat pemandian Tirta Tapta bisa mencapai 500 orang.Tapi, jika ada pertunjukan hiburan musik dengan melibatkan artis penyanyi kondang, seperti Ayu Azhari dengan suaminya, Michael Trum, atau pedangdut papan atas lainnya, maka pengunjungnya bisa melonjak sampai 2.000 orang. Setiap wisatawan yang masuk dikenai bayaran karcis Rp 15 ribu untuk dewasa dan hanya Rp 10 ribu untuk anak-anak.

Dengan membayar karcis masuk, Yus mengatakan, wisatawan diberi keleluasaan berenang di air dingin dan air panas, juga menikmati fasilitas lain di luar penggunaan sepeda air, mandi bola, dan menaiki kinciran. Yus juga mengatakan bahwa di luar tamu-tamu wisatawan yang rutin datang dari berbagai daerah, objek wisata pemandian air panas ini juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Bangka, juga bekerja sama dengan Polda Bangka Belitung. Tempat ini juga sering menjadi tujuan kunjungan anak-anak yang melaksanakan perpisahan sekolah.

Sayangnya sebagai daerah tujuan wisata favorit akses menuju tempat itu agak sulit jika kita tidak punya kendaraan sendiri. Kurangnya petunjuk jalan kadang membingungkan wisatawan yang belum pernah berkunjung. Juga tidak adanya angkutan khusus menuju ke sana. Kalau wisatawan dari luar kota misalnya, akan kesulitan karna kurangnya data dan angkutan. Tapi kalau ikut biro travel sih tenang aja terima beres, diantar langsung ke tempat. Semoga Disbudpar ke depannya memperhatikan masalah transportasi ini untuk lebih memajukan lagi geliat pariwisata Pemali.

Senin, 31 Mei 2010

Israel serang kapal bantuan kemanusiaan

Biadab banget militer Israel, tindakannya berani banget menyerang kapal bantuan kemanusian yang didukung 40 negara. Termasuk didalamnya Indonesia. Gimana orang jadi nggak benci. Sudah mengisolasi dan memerangi Palestina yang notabene saudara muslim kita, sekarang bantuan kemanusiaan juga dilarang. Makanya kadang orang kita sering ngeluarin sebuah umpatan "dasar Israel!" untuk menggambarkan orang yang keterlaluan atau orang pelit yang peritungan banget dan biadab. Kudunya dikenain sanksi internasional tuh Israel atas penyerangannya atas kapal bantuan kemanusiaan itu. Kalau nggak ditindak mau dikemanain muka 40 negara itu. Nggak ada nyali banget kan kesannya. Semoga Tuhan memberikan keadilannya pada Palestina dan menghukum Israel, amiiin.

Sabtu, 29 Mei 2010

SADAP WATERFALL


Letaknya kira-kira 45 menit perjalanan dengan mobil dari Koba, Bangka tengah. Sekitar 75 km dari Pangkal pinang. Jalan aspalnya termasuk bagus hanya setelah desa Perlang belok kanan jalan masuknya sekitar 3 km masih tanah merah, sisanya sampai ke dusun Sadap sudah aspal mulus.

Pemandangan sepanjang jalan masuk indah sekali. Kalau dilihat dari kejauhan dusun Sadap ini seperti lembah yang dikelilingi perbukitan. Ada beberapa kolong bekas galian timah yang menyerupai danau kehijaun. Sawah tadah hujan yang mulai berbuah dan perkebunan kelapa sawit.

Air terjunnya sendiri terletak 1,5 km dari perkampungan. Memang tidak terlalu tinggi. Air terjun ini dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik. Jadi hebatnya Sadap ditengah krisis listrik pulau Bangka mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri tanpa bergantung pada PLN. Listrik yang dihasilkan mampu mengaliri kira-kira 170 rumah yang ada di dusun ini. Memang belum gratis, karena mereka masih harus membayar petugas pengelola. Setiap rumah dikenakan biaya Rp.15.000,- per rumah dengan pemakaian standar 3 bola lampu.

Air terjun Sadap ini termasuk aset wisata Bangka tengah yang masih murni. Belum dikelola oleh pemerintah setempat. Padahal bagus juga untuk tujuan wisata alternatif selain wisata bahari, wisata religius dan wisata sejarah. Pemandangannya yang hijau, udaranya yang bersih dan sejuk ditambah masyarakatnya yang lugu sangat cocok untuk tempat melepas penat dihari libur bersama keluarga.

Minggu, 23 Mei 2010

HAPPY BIRTHDAY


36 tahun yang lalu
Darah ibu ku tertumpah
Disela erangannya yang terpanjang
Terpekiklah tangis pertama ku

Allahuakbar, allahuakbar Laailahaillallah
Dibisikkan ayah di telinga mungil ku
Amilia Souga, dilekatkannya sebagai nama ku

36 tahun sudah
Masa kecil ceria yang indah
Masa remaja yang penuh warna
Tak terkira rahmat trcurah dari yg Esa
Di usia dewasa kini belajar memahami hidup dan kehidupan

Terima kasih Tuhan
Terima kasih Mamah
Terima kasih Ayah
Terima kasih saudara2 ku
Terima kasih anak-anak
Terima kasih teman-teman
Terima kasih to all of u

Jumat, 21 Mei 2010

KARIKATUR NABI MUHAMMAD

Denger beritanya aja langsung mendidih deh darah. Di facebook ada judul everybody draw mohammed day, huh, bikin murka. Gimana nggak, Nabi Muhammad itu kan kekasih Allah, kecintaan umat muslim, seumur umur gak pernah ada yang berani nggambarin wajahnya. Dalam buku cerita brgambar islami aja beliau diwakili oleh lafaz Muhammad kadang lafaz Muhammad dengan background matahari. Itu karena saking sakralnya sang Nabi. Lalu tiba-tiba ada lomba yang digelar untuk bikin karikatur beliau. Ih, kurang ajar amat iyah? Apa maksudnya tuh? Menghina banget kan. Menyulut kemarahan. Iya kalo yang berpikir bijak, mungkin masih bisa istighfar, mohon Tuhan bukain pintu hati tuh orang biar nyadarin kekhilafannya. La kalo darah muda yang panas gimana? Kalo orang alkaeda gimana? Yang teroris-teroris ituh, gimana? Kurang kerjaan banget deh tuh orang..menyulut kebencian aja. Na lagi itu facebook kenapa nggak di banned aja sih tuh akun. Kan mengandung unsur SARA tuh. Mengundang BALA. Memecah belah kerukunan antar umat beragama. Dalam skala besar lagi. Huuuh..sebel..sebel..sebellllll....

Lebih sebel lagi ngbayangin bakal kayak apa karikaturnya. Karikatur gitu loh, wajah Nabi Muhammad itu dilukiskan seindah-indahnya aja masih belum cukup indah untuk menggambarkan keagungannya, la ini malah karikatur lagi...ya Allah...ampuni kami, Tuhan... Semoga umat islam dapat menahan diri dari kekejian ini.

Senin, 19 April 2010

UANG RECEH KEMBALIAN SISA BELANJA

Departemen perdagangan jelas2 melarang perusahaan ritel memberikan permen sebagai ganti uang kembalian. Direktur perlindungan konsumen Depdag bilang, sekecil apapun nilai kembalian harus dikembalikan dengan alat tukar yang sah. Kalau nggak maka peritel dianggap melakukan pelanggaran UU no 8/1999 dan dapat dikenai sanksi pidana. Ya liat2 juga kasusnya sih, kalo harga barangnya misal Rp.1990 trus kita bayar Rp.2000 kan wajar aja. Tapi kalau belanja Rp.19.900,- dengan membayar Rp.20.000 kan berarti konsumen berhak mendapat kembalian Rp.100. Dan pecahan itu ada. Nah, dalam banyak kasus, biasanya konsumen nggak terlalu peduli kalo kembaliannya cuma recehan seratus rupiah. Padahal, kalau dihitung hitung, dari seratus rupiah itu peritel bisa dapat uang sampai berjuta-juta setiap tahunnya. Padahal itu melanggar UU.

Nah, berkaitan dengan hal diatas, semalam saya belanja di sebuah supermarket. Sambil menunggu giliran bayar, saya dengan cermat memperhatikan angka-angka di monitor dan jumlah uang yang dibayar pelanggan. Ada yang belanja Rp.39.800, kasirnya bilang Rp.40.000. Dan konsumen membayar Rp.40.000. Beberapa konsumen yang nilai belanjanya seharusnya masih dapat kembalian dibawah Rp.300 ternyata tidak dapat kembalian sama sekali. Sebelumnya sih seringnya diberi permen, mungkin karena adanya pelarangan tadi jadi malah gak dapat sama sekali. Pas tiba giliran saya bayar Rp.19.900 si kasir bilang 20rb. Saya tanya, "kok 20rb, mbak?" si kasir dengan santai jawab: "iya bu, dibulatkan". Huikz! Kontan aja sifat jahil dan ngeyel saya kumat. Saya bilang dengan tak kalah santai, "mbak, kembalian dengan permen aja sekarang dilarang, lho. Apalagi sistem pembulatan seperti yang mbak lakukan". Si kasir tersenyum masem. Langsung aja saya tambahi lagi, "kalau saya mau komplain, managernya di sebelah mana?". Wah, baru deh si kasirnya ngeh kalau saya serius. Dia bilang managernya cuma ada di pagi hari. Saya tersenyum dan bilang, " akan saya lakukan lain kali". Dan, huff..saya diberi kembalian Rp.500,- mungkin si kasir mikir, ni ibu-ibu peritungan banget, kikir, gitu kali ya. Eh, bodo amat. Ini bukan masalah uang seratus rupiah, tapi masalah peraturannya itu. Kalo peritel nggak mau kasih kembalian, tulis aja atuh harganya harga pas, misalnya harga Rp.19.900 jadi Rp.20.000 kan gampang. Jujur dan nggak menipu. Masalahnya kebanyakan konsumen cuek aja, atau malah gak berdaya gitu ya menghadapi peritel yang model begini. Padahal kalau dipikir-pikir larinya keuntungan itu kemana jadi sebel juga. Iya kalo keuntungan dari uang kembalian itu dibagi diantara para karyawan atau minimal para kasir, enak juga. Kalau masuk ke kocek pemilik ritel, uih sebel dah, udah kaya tambah kaya aja tuh. Dari pada bikin kaya peritel pan mending recehnya dikasih ke pengamen kek, kotak amal masjid kek, atau dikumpulin biar jadi segudang kayak koin gober bebek.