Kamis, 10 Maret 2011

SERRATA TERRACE HOTEL

SERRATA TERRACE HOTEL, CONVENTION & BUSSINESS HOTEL

Lokasinya di objek wisata bahari Pantai Pasir Padi, Pangkal pinang, Bangka belitung. Hanya kurang lebih 15 menit berkendara dari Bandara Depati Amir, 20 menit dari pelabuhan Pangkal Balam dan 10 menit dari pusat bisnis dan pemerintahan. Sangat sesuai untuk bisnis dan berlibur.

Fasilitas yang tersedia yaitu 55 kamar terdiri dari berbagai type.
Standar @ Rp. 300.000 ada 15 kamar
Superior @ Rp. 400.000 ada 8 kamar
Regency @ Rp. 500.000
Deluxe @ Rp. 550.000
Junior suite Rp. 800.000
Suite @ Rp. 1 juta dilengkapi 2 kmr tidur
Guest house @ 1 juta kapasitas 8 org
Guest house @ 600.000 kpsitas 4 org
Stania @ 800.000 kapasitas 4 org

Meeting room :

P. kalasa Rp. 5juta capacity 300px
P. Panjang Rp. 1.5 juta capacity 100px
P. Punai Rp. 1 juta capacity 30 pax
P. Semujur Rp. 1,2 juta capacity 50pax
Dilengkapi dengan AC, sound system, OHP, LCD dan white board.



Selain itu ada Karaoke, Mini theater, kolam renang ukuran 10x20, jogging track, lapangan tennis, lapangan volley pantai, dan restauran. Areanya yang luas dan rindang sangat cocok untuk tempat bersantai. Kalaupun misalnya tidak ingin menginap dan hanya ingin bersantai menikmati keindahan pantai sambil berenang pelanggan bisa memasuki area hotel hanya dengan membeli ticket masuk di pos satpam seharga Rp. 15.000,- itu sudah termasuk gratis soft drink, gratis satu jam pertama memakai lapangan tennis dan karaoke. Tapi dilarang membawa makanan dari luar, jadi terpaksa beli di restoran hotel. Tapi harganya tetap terjangkau kok. Hotel ini juga cocok untuk tempat pesta taman. Pernikahan, ulang tahun dan lainnya. Untuk info lebih lengkapnya silahkan klik http://www.serrataterracehotel.com. Emailnya serrata_terracehotel@yahoo.com. Reservasi bisa di 0717-4256088, 4256095, fax 0717 4256196

Senin, 28 Februari 2011

BINTANG DI LANGIT

Maukah tetap menjadi bintang dilangit buat ku? Menyelami hati ku yang tak pernah bisa kau mengerti itu? Memahami keinginan ku dibalik seribu kata-kata diatas selembar perca? Mengerti suara dibalik pena?

Mengingini mu seperti dulu..walau tak pernah ingin menjadi nyata. Karena semuanya yang nyata hanyalah fana yang akan segera musnah. Biarlah maya...jika maya akan lebih abadi......


KASIH TAK SAMPAI by Padi
.................
.................
Reff : tetaplah menjadi bintang dilangit...agar cinta kita tetap abadi..biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini agar menjadi saksi cinta kita..berdua...

--------------------------------------------------------------------------------------------------
(inspired by kasih tak sampai, Padi...dedicated for someone)

Jumat, 25 Februari 2011

UANG DAN KEBAHAGIAAN

Sampeyan memang punya banyak uang, Pak e..tapi sampeyan ndak pernah punya banyak waktu. Sementara saya, saya punya begitu baanyak waktu tapi ndak pernah benar-benar kekurangan uang. Jadi sampeyan ndak perlu mengasihani saya, justru saya lah yang mengasihani sampeyan.

Saya merasakan kebahagiaan justru dari sedikitnya uang saya. Saya jadi lebih bijaksana menghargai sebuah daya upaya. Mensyukuri yang sedikit dan menyedekahkan yang banyak. Dengan ketiadaan saya ndak pernah takut kehilangan. Sementara sampeyan, sampeyan tidak mengenal kata cukup, selalu merasa kurang dan tidak tahu apa yang harus disyukuri. Kebahagiaan sampeyan hanya mendapat lebih banyak lagi. Sampeyan tak pernah berhenti berlari dan tak pernah sempat menikmati kebahagian. Yang sampeyan rasakan hanya lelah dan rasa puas yang hanya sebentar. Ndak pernah tahu artinya banyak karena ketika sampeyan mendapat banyak seketika itu pula sampeyan merasa sedikit dan kurang. Bukankah sampeyan ndak pernah tidur nyenyak? Ndak pernah makan enak? Ndak pernah berlibur keluar kota? Karena sampeyan takut kehilangan. Takut uang sampeyan berkurang. Saya kasihan sekali sama sampeyan, Pak e... Kita punya persepsi yang berbeda tentang uang dan bahagia.

Kamis, 24 Februari 2011

DILEMA

Dilema, aku ingin pulang karena sudah terlalu lama meninggalkan anak-anak dan suami. Tapi tak tega meninggalkan mama. Antara kewajiban sebagai seorang ibu dan istri, juga kewajiban sebagai seorang anak. Rasanya jahat sekali aku, disaat kondisi fisiknya semakin lemah aku justru berpikir untuk meninggalkannya dan mementingkan diri sendiri. Ku belai rambut yang separuhnya hampir memutih itu. Kepalanya tidak lagi bulat. Wajahnya tidak lagi oval. Sel-sel kanker itu merubah semuanya. Kening lebar gemilang dulu kini dikuasai kelenjar getah bening yang sudah bermetastase. Kepala mama ku sudah dijajahnya.

Mama mulai menyadari penyakitnya pada tahun 2007. Waktu itu beliau merasai ada sebuah benjolan kecil sebesar biji jagung dibawah lehernya diatas pundak. Tidak sakit. Tapi saat staminanya lemah benjolan itu terasa berdenyut. Tahun 2008 benjolan itu semakin besar hingga kami merasa perlu untuk memeriksanya ke dokter. Setelah di biopsi dokter menyatakan mama mengidap kanker kelenjar getah bening. Bertambah waktu benjolannya bertambah dimana-mana. Di ketiak, di lipatan paha. Tapi mama memang pejuang tangguh. Beliau mau mencoba apa saja untuk sembuh, kecuali di kemoteraphy dan operasi. Terapi akupuntur, dan herba dijalaninya dengan antusias. Segala macam obat2an herbal diminumnya. Terakhir beliau minum rebusan air sarang semut. Alhamdulillah, benjolan- benjolan itu semua akhirnya hilang sekitar awal tahun 2010.

Tapi dua bulan yang lalu tiba-tiba saja khabar mengejutkan itu sampai pada ku. Mama mencapai puncak terburuk kondisi kesehatannya yang memaksa ku untuk bergegas pulang kampung. Sudah lebih dari dua minggu aku meninggalkan anak-anak, suami dan segala aktifitas rutinku. Menemani mama dan berkumpul dengan lima saudara kandung ku. Mama terbaring lemah walau tetap sadar sepenuhnya. Meneruskan terapi herba sarang semut dan kali ini ditambah dengan rebusan air daun sirsak (annona muricata/graviola).

tentang daun sirsak ini kami mengetahui khasiatnya dari berbagai sumber. Mulanya sempat bingung menerapkan dosisnya. Dari keterangan di internet, sepuluh lembar daun sirsak dipilih yang sudah tua direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas diatas api kecil. Tidak terlalu jelas berapa banyak diminum dalam sehari. Kami menerapkan pada mama 2 gelas sehari pagi dan sore. Efeknya mama merasa sangat kepanasan. Berdasarkan pengalaman seorang temannya yang juga penderita kanker kami menilai mama minum terlalu banyak dan kami sepakat mengurangi dosisnya menjadi 1 gelas sehari. Kami berharap banyak pada terapi ini, semoga Tuhan berkenan memberikan kesembuhan buat mama melalui kemo herba daun sirsak dan sarang semut.

Ya Allah, bila memang kesembuhan dari Mu belum tiba buat mama, lapangkan lah hatinya agar beliau ikhlas dan sabar menghadapi ini semua. Aku tak ingin menangis, Tuhan..jika cobaan ini justru membuat kami semakin dekat denganMu.

Rabu, 09 Februari 2011

DAUN YANG GUGUR

Satu persatu daun dari pohon keluarga kami berguguran. Meninggalkan titik-titik embun kedukaan. Kali ini khabar mengejutkan datang dari cabang pokok terluar, keluarga kakek besan pihak ayah. Mamak Jhon K telah berpulang ke Rahmatullah pagi tadi, 08 Februari 2011 karena sakit. Karena kebetulan nama Jhon ada dua, yang satu ada dalam ranting terdekat dengan ku, adik ayah, agak syok juga kebetulan beliau lebih tua dari Jhon almarhum dan sakit diabetes. Tapi ajal memang tak kenal umur. Selamat jalan Mak Jhon. Ya Allah, ya Rohman ya Rohiim ya kariim.. ampunilah dosa-dosa mamak Jhon, terimalah amal ibadahnya, terangilah dan lapangkan kuburnya serta berikanlah tempat yang layak disisiMu, amin ya robbal alamin.

Dan untuk Mamahnda tercinta, ya Allah, berikanlah beliau kesembuhan dan kesehatan. Panjangkan lah umurnya, ya Robb.. Lapangkan lah hatinya agar beliau tabah menjalani semuanya. Dan berikan kami kekuatan dan kesabaran dalam merawatnya. Amiiiinnn......

Kamis, 20 Januari 2011

Desa Air Putih Kecamatan Muntok, Bangka Belitung

Hari ini berkesempatan menemani teman dari Jakarta nyari alamat di Desa Air Putih kampung Kemang Masam Kecamatan Muntok Bangka Belitung. Berhubung aku juga nggak tau keberadaan tempat itu akhirnya berbekal buku Amazing Bangka Belitung dan selembar peta pulau Bangka pergilah aku ke medan laga... cieeee...

Dari Koba berangkat jam 7:00 by bus ongkosnya Rp. 13.000. Sampai di Bandara Depati Amir jam 8:00. Nunggu pesawat dari jakarta beberapa menit. Kalau ada kendaraan pribadi sih gampang, masalahnya di Bangka Belitung ini angkutan umumnya agak susah (tapi enak jalannya lebar gak pake macet). Menurut buku panduan, transport Pangkal pinang - Muntok pakai Damri Travel atau Karya Mandiri di Bandara. Bisa juga naik bus di terminal Pangkal pinang yang jaraknya 15km dari bandara. Atau rental taksi. Tarif damri travel Rp. 60.000/orang untuk dalam kota Muntok antar sampai alamat. Di luar itu biasanya supir minta tambah, nego aja. Kalau naik bus biasa tarifnya Rp. 25.000 tapi ke terminalnya makan waktu lagi, mesti naik angkot dua kali dan nggak praktis nanti di Muntok mesti cari angkutan lagi, biasanya sih naik ojek. Kalo taxi tarifnya lumayan, Rp. 400.000. Jadi kami putuskan naik damri travel. Berangkat jam 10:00. Jarak tempuh 138 km ke Muntok. Berhenti sebentar di rumah makan Kelapa KM 64. Sampai di Muntok jam 12.30. Keliling dulu nganter penumpang yang lain. Desa Air putih letaknya kira2 20 km dari pusat kota Muntok, supirnya minta tambahan ongkos 100rb (mahal ya). Tapi apa boleh buat, gak ada angkutan lain disana. Cari ojek juga repot lagi. Sampai di Air Putih jam 13:00. Untung langsung ketemu rumahnya. Aku pikir dari pada susah lagi cari angkutan mending aku langsung balik lagi deh naik damri ini. Kata supirnya ada tiga kali pemberangkatan bis bandara ini setiap harinya. Jam 05:00, 10:00 dan 11:00. Kalau bus umum biasanya ada sampai jam 4 sore di terminal Muntok. Alhasil aku bulak balik Pangkal pinang - Muntok, Muntok- Pangkal pinang tanpa istirahat. Waduh, patah rasanya pinggang ku. Tapi gembira aja jadi tau Desa Air Putih tempat pantai Tanjung Ular berada. Kapan-kapan pengen bawa kendaraan pribadi ah maen-maen di Muntok. Soalnya disini banyak tempat wisatanya sih. Pesanggrahan Menumbing tempat pengasingan Presiden Soekarno kan ada disini. Ada Batu Balai, legenda Malin Kundang versi Bangka. Batu berbentuk perahu yang konon kabarnya kepalanya ada di Belitung. Ada juga patung Soekarno-Hatta di tengah-tengah kota, Mercusuar buatan tahun 1862, bangkai kapal Van der Parra dan pantai-pantai indah serta beberapa bangunan bersejarah. See U next time deh Muntok.

Sabtu, 01 Januari 2011

SUDAH CUKUP MINUM AIR PUTIH BELUUUUM????

Hal mudah yang biasa disepelekan, minum air putih. Ternyata kekurangan cairan bisa menimbulkan banyak masalah. Tentu aja yang paling jelas adalah tenggorokan kering dan gigi jadi garing, hehe. Tapi beneran, ini adalah beberapa contoh gejala penyakit yang disebabkan karena kurangnya pasokan air pada tubuh : perut panas/dyspepsia, sakit kepala, migrain, alergi, asma, nyeri sendi, nyeri pinggang, tekanan darah tinggi dan masih banyak lagi.

Kira2 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah, otak memiliki komponen air sebanyak 90% sementara darah memiliki komponen air 95%. Untuk metabolisme setiap 24 jam tubuh mendaur ulang 40 ribu gelas air @250 ml atau 10 ribu liter untuk memelihara fungsi2 normalnya dan dilakukan terus menerus sampai akhir hayatnya. Dalam pola metabolisme air serta proses daur ulangnya yang tergantung kondisi lingkungan, tubuh jadi kekurangan air sekitar 6-10 gelas air sehari.

Nih ada cara buat cari tau apakah kita udah cukup minum air putih atau belum, kalo pipis perhatiin warna air seni-nya. Air seni yang bewarna jernih berarti pasokan air dalam tubuh sudah cukup. Tapi kalau keruh berarti ada gejala dehidrasi. Dan kalau oranye artinya udah bener-bener dehidrasi. Normalnya, kebutuhan air minimal dalam tubuh setiap harinya adalah 30 ml tiap kilogram berat badan. Kalo kerja di tempat panas, olah raga atau banyak berkeringat jumlah itu harus ditambah sesuai dengan kehilangan cairan lewat nafas dan keringat. Mending kelebihan deh daripada kurang, kalo lebih kan bisa dikeluarin lewat kencing.

Kalo diinget-inget, aku paling males yang namanya minum air putih. Pas haus aja minumnya sedikit apalagi kalo lagi gak haus. Minum banyak bikin repot ke WC. Tapi ya gitu deh, mudah sakit pinggang. Sepedaan 4km aja pinggang ku udah nyeriiii banget. Udah itu perut emang sering panas. Dan kalo diperhatiin, warna air seni ku kekuningan gitu. Issshh..isshh..iiissshh...ternyata emang parah nih dehidrasinya.

Mulai sekarang banyak2 minum ah..mending repot bulak balik ke WC deh daripada kelak repot bulak balik ke rumah sakit lantaran dehidrasi kronis. Eh, padahal masalah minum air putih ini aku yakin udah pada banyak yang tau ngelotok kering, tapi aku juga yakin deh masih banyak tuuh yang kayak aku, males minum lantaran males ke kamar mandi. Apalagi kalo lagi diluar rumah. Hayooo..ngakuuu...

(Dari berbagai sumber)