Jumat, 08 April 2011

KANTONG PLASTIK


Dalam satu tahun, 1 triliun kantong plastik digunakan oleh dunia. Setiap orang menggunakan sekitar 170 kantong plastik tiap tahun. Ini berarti setiap satu menit-nya 2 juta kantong plastik yang dibuang Kantung plastik terbuat dari polyethene (PE), suatu bahan thermoplastic yang lebih dari 60 juta ton bahan ini diproduksi setiap tahun di seluruh dunia terutama menjadi kantung plastik. Untuk memproduksi 1 ton plastik diperlukan 11 barel minyak mentah (BBM). Di negara-negara maju, penggunaan plastic shopping bags (kantung plastik belanjaan) di toko dan supermarket mulai dibatasi dan digantikan dengan paper bags (kantung kertas) yang terbuat dari kertas yang dapat didaur-ulang.

Di San Francisco (AS), toko & supermarket yang masih menyediakan kantung plastik dikenakan denda $100 (hampir Rp 1 juta) untuk pelanggaran pertama kali, dan meningkat denda $200 untuk pelanggaran berikutnya dan jika masih melanggar dikenanakan denda $500. Di Australia, toko-toko menjual green bags seharga satu dollar saja namun bisa dipakai berkali-kali. Di Perancis, supermarket (seperti Carrefour) memaksa konsumennya untuk membeli plastik yang dapat dipakai berulang (reusable plastic) dan Tas kain non-tenun (non-woven bags). Di Inggris, beberapa toko besar (seperti Tesco dengan Green Bag Scheme) memberi discount khusus senilai 1-4 Poundsterling bagi pembeli yang membawa sendiri Tas dari rumah.

Apa Dosa Kantung Plastik sehingga harus dikurangi pemakaiannya

Kantung plastik tergolong barang s eka li pakai (disposable; single-use plastic shopping bags) sehingga memperbanyak Sampah. Kalau kita belanja bulanan di supermarket, sekali belanja kita akan dih adi ahi paling sedikit 4 kantung plastik dalam berbagai ukuran. Jakarta menghasilkan sekitar 6.000 ton sampah setiap hari, yang lebih dari setengahnya adalah sampah non-organik terutama plastik dan kertas. Sampah kantong plastik yang dibuang di Jakarta dapat menutupi 2600 lapangan sepakbola. Sampah plastik Baru bisa terurai di alam (biodegradable) dalam waktu 500 - 1.000 tahun, sehingga jika tercecer di tanah akan merusak lingkungan (menghambat peresapan air yang menyebabkan banjir dan merusak kesuburan tanah).

Pemerintah Bangladesh melarang kantung plastik karena dianggap sebagai penyebab banjir karena menyumbat saluran pembuangan air di musim hujan. Sekitar 3% plastik di dunia berakhir sebagai sampah yang terapung-apung di permukaan air, termasuk di laut yang menyebabkan kematian banyak ikan paus dan penyu karena sampah plastik tersangkut di pencernaan mereka. Hanya 1% saja Kantung plastik bekas yang dapat didaur ulang, terutama karena sulitnya memilah berbagai jenis plastik yang digunakan dan tak sebandingnya biaya recycle dengan harga jual produk recycle, sehingga hampir semua kantung plastik tinggal menjadi sampah. Pemulung saja ogah ambil sampah kantung plastik ! Untuk memproduksi plastik, setiap satu tahunnya diperlukan 12 juta barel minyak yang menghasilkan emisi gas rumah kaca perusak lapisan ozon (ditambah lagi sekarang terjadi krisis minyak yang mengakibatkan melambungnya harga BBM)

Bhutan, negara kecil di pegunungan Himalaya (di Asia Tengah dekat India ) dalam Peringkat Kebahagiaan Dunia dinyatakan sebagai negara berkembang yang penduduknya paling berbahagia di dunia. Pemerintah Bhutan melarang Kantung Plastik dan Rokok karena memandang produk itu membuat warganya tidak bahagia.

Apa yang Bisa Kita Lakukan

Bantu selamatkan bumi dengan membawa Tas sendiri saat berbelanja ke supermarket atau ke pasar tradisional (Ingatlah kebiasaan baik dari Ibu atau Nenek kita yang dulu ketika berbelanja ke pasar tradi sional, selalu membawa sendiri Tas Belanja dari rumah). Sebaiknya gunakan Tas Ramah Lingkungan yang terbuat dari bahan kain yang dapat didaur-ulang ( Seperti Tas Belanja Ramah-Lingkungan "Lestari Lingkunganku"). Kini mulai tersedia Kantung Plastik Ramah Lingkungan (Bio-Degradable Plastic Bag) yang terbuat dari tepung singkong (maizena) dan dapat terurai 6 bulan sampai 5 tahun (bandingkan dengan plastik biasa yang baru terurai setelah 500 - 1.000 tahun). Namun ketersediaannya masih terbatas dan masih mahal (Rp. 1.000 per lembar). Bawalah selalu Tas Ramah Lingkungan itu (di mobil atau di motor) sehingga selalu tersedia kapanpun Anda membutuhkannya. J adi tidak alasan, Anda terpaksa menerima kantung plastik. Jika hanya membeli sedikit, mulailah mau/berani menolak pemberian kantung plastik dari toko dan masukkan barang belanjaan ke dalam tas Anda. Ingat, kantung kresek adalah bonus yang tak berguna.
Kurangi penggunaan kantong plastik kresek SEKARANG JUGA. Jika belum dapat menghentikan secara total, lakukanlah secara bertahap, misalnya hanya untuk digunakan untuk membuang sampah di tempat sampah (menjadi plastik sampah / trash bags). Jangan jadi penimbun dan kolektor kantung plastik tak terpakai yang memenuhi rumah Anda. Segera enyahkan dari rumah alias cuci gudang. Anjurkan keluarga, teman, dan tetangga untuk mengurangi pemakaian kantung plastik, dengan menjelaskan bahaya-bahaya yang ditimbulkannya. Jadilah agen penyelamat lingkungan.

Lalu dikemanakan kantung plastik yang masih saya simpan

Daripada dibuang merusak lingkungan, maka sumbangkan saja ke Program Daur Ulang Tzu Chi bersama-sama sumbangan sampah daur ulang lain (kertas, botol, kaleng, dll). Biarlah Depo Daur Ulang yang akan membereskan masalah sampah kantung plastik Anda. Dengan berbuat ini, Anda mendapat manfaat ganda, yaitu : Turut peduli lingkungan, dengan tidak mewariskan sampah plastik perusak lingkungan, Berbuat amal kebajikan karena hasil daur ulang Tzu Chi digunakan untuk kegiatan sosial (pengobatan & pendidikan bagi masyarakat kurang mampu).

Dengan merubah kebiasaan kecil,
Kita akan berkontribusi dalam
pelestarian lingkungan

Dikirim oleh A. Wahyu CP, ST, M.Sc
Tanggal 2008-07-29
(sumber http://www.ubb.ac.id)

Senin, 21 Maret 2011

Unforgettable trip



Dengan alasan praktis dan ekonomis aku putuskan kembali ke Palembang ikut mobil abang. Kami berangkat dari Lampung jam 9 pagi. Istirahat makan jam 12.30 di Kota bumi. Karena abang suka stress lewat lintas timur yang padat atas saran seorang sepupu kami lewat jalan lintas tengah, Baturaja.

Di Baturaja berhenti untuk sholat. Lalu melanjutkan perjalanan. Ketar ketir dimulai dari sini. Beberapa SPBU yang dihampiri kehabisan stok premium. Tapi untungnya masih cukup BBM di tangki. Berikutnya kami masuk ke simpang arah kiri. Tapi kok meragukan ya? Jalannya kecil. Sepi pulak. Waduh. Mending tanya deh daripada sesat di jalan. Tanya sama pengendara motor. Betul katanya itu arah Palembang. Jalan terus. Tapi kok makin sepi. Masuk ke perkebunan karet ada satu rumah penduduk. Kami sempatkan turun untuk tanya lagi. Disini kami nanya ke seorang laki-laki yang sedang minum bir bersama dua teman perempuannya yang seksi disamping sebuah Terrios hitam yang masih cling. Memang benar katanya ini arah ke Palembang. Tapi tersirat sedikit kecemasan di wajahnya. Katannya daerah ini sedikit rawan perampokan. hanya katanya jangan terlalu cemas. Mudah mudahan aman saja. Tapi tak urung hati ketar-ketir juga. Waduuh..macam-macam pikiran negatif muncul. Mana hari mulai gelap lagi. Aku sih selalu tetap berpikir positif, tapi kakak ipar ku itu slalu banyak bicara dan berpikir macam-macam. Anak-anaknya jadi ikut kuatir. Nah, lama-lama aku jadi stres deh. Kenapa sih gak tenang aja, diam dan lebih banyak berdoa. Kan ada Tuhan. Ada sedikit sesal juga lewat jalur ini. 

Gara gara takut stress lalu lintas padat eh malah jadi stress gara-gara lalu lintas yang terlalu sepi. Haduuuh...mending naek travel kali ya. Lebih mahal sih tapi jauh lebih nyaman dan terima beres aja terserah supir. Mana masih jauh lagi. Ditengah kegalauan nelpon suami. Suami menyesalkan kenapa kami lewat jalan lintas tengah yang sejak dulu rawan begal dan bajing loncat. Terbukti lalu lintasnya sepi dari mobil truk dan travel. Berdoa sajalah mudah-mudahan aman.

Jam 23:00 setelah 513 km via lintas tengah dan 14 jam berkendara akhirnya rute Lampung-Palembang terjajaki juga. Sekedar pesan untuk masa yang akan datang : usahakan melalui lintas tengah hanya di siang hari, perhitungkan dengan benar BBM karena akan sulit kalau tiba-tiba kehabisan BBM ditengah area yang sepi. Dan kondisi jalan lintas tengah ternyata tidak lebih mulus daripada lintas timur lampung.

Sabtu, 19 Maret 2011

SELAMAT JALAN MAMA



Rasanya seperti ada singa yang meraung-raung di dada ku. Seperti ada badai yang bergemuruh di kepala ku. Apakah aku tidak mengikhlaskan kepergian mama? Tapi sebagai muslim yang baik tentu saja aku ikhlas melepas mama kembali padaNya, berkumpul dengan Ayah di alam lain sana. Hanya saja jiwa ku masih sangat terguncang. Sama seperti anak-anak lain yang kehilangan seorang ibu. Kemana aku memandang, bayangan mama selalu melintas. Tubuh panasnya masih terasa, nafas sesaknya masih terdengar, suara-suara parau dan cadelnya masih terngiang. Mama masih hidup, menjalani hidup abadi, di hati ku, di hati mereka, anak-anak, cucu-cucu, para keponakan, para ipar dan para teman kerabat.

Ya, Allah...Ya, Rohman, Ya Rohim, ampunilah dosa mama, terimalah amal ibadahnya, terangi dan lapangkan kuburnya dan berilah tempat yang baik disisiMu, amin Ya Robbal 'alamin..
Selamat jalan, Ma.

Kamis, 10 Maret 2011

SERRATA TERRACE HOTEL

SERRATA TERRACE HOTEL, CONVENTION & BUSSINESS HOTEL

Lokasinya di objek wisata bahari Pantai Pasir Padi, Pangkal pinang, Bangka belitung. Hanya kurang lebih 15 menit berkendara dari Bandara Depati Amir, 20 menit dari pelabuhan Pangkal Balam dan 10 menit dari pusat bisnis dan pemerintahan. Sangat sesuai untuk bisnis dan berlibur.

Fasilitas yang tersedia yaitu 55 kamar terdiri dari berbagai type.
Standar @ Rp. 300.000 ada 15 kamar
Superior @ Rp. 400.000 ada 8 kamar
Regency @ Rp. 500.000
Deluxe @ Rp. 550.000
Junior suite Rp. 800.000
Suite @ Rp. 1 juta dilengkapi 2 kmr tidur
Guest house @ 1 juta kapasitas 8 org
Guest house @ 600.000 kpsitas 4 org
Stania @ 800.000 kapasitas 4 org

Meeting room :

P. kalasa Rp. 5juta capacity 300px
P. Panjang Rp. 1.5 juta capacity 100px
P. Punai Rp. 1 juta capacity 30 pax
P. Semujur Rp. 1,2 juta capacity 50pax
Dilengkapi dengan AC, sound system, OHP, LCD dan white board.



Selain itu ada Karaoke, Mini theater, kolam renang ukuran 10x20, jogging track, lapangan tennis, lapangan volley pantai, dan restauran. Areanya yang luas dan rindang sangat cocok untuk tempat bersantai. Kalaupun misalnya tidak ingin menginap dan hanya ingin bersantai menikmati keindahan pantai sambil berenang pelanggan bisa memasuki area hotel hanya dengan membeli ticket masuk di pos satpam seharga Rp. 15.000,- itu sudah termasuk gratis soft drink, gratis satu jam pertama memakai lapangan tennis dan karaoke. Tapi dilarang membawa makanan dari luar, jadi terpaksa beli di restoran hotel. Tapi harganya tetap terjangkau kok. Hotel ini juga cocok untuk tempat pesta taman. Pernikahan, ulang tahun dan lainnya. Untuk info lebih lengkapnya silahkan klik http://www.serrataterracehotel.com. Emailnya serrata_terracehotel@yahoo.com. Reservasi bisa di 0717-4256088, 4256095, fax 0717 4256196

Senin, 28 Februari 2011

BINTANG DI LANGIT

Maukah tetap menjadi bintang dilangit buat ku? Menyelami hati ku yang tak pernah bisa kau mengerti itu? Memahami keinginan ku dibalik seribu kata-kata diatas selembar perca? Mengerti suara dibalik pena?

Mengingini mu seperti dulu..walau tak pernah ingin menjadi nyata. Karena semuanya yang nyata hanyalah fana yang akan segera musnah. Biarlah maya...jika maya akan lebih abadi......


KASIH TAK SAMPAI by Padi
.................
.................
Reff : tetaplah menjadi bintang dilangit...agar cinta kita tetap abadi..biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini agar menjadi saksi cinta kita..berdua...

--------------------------------------------------------------------------------------------------
(inspired by kasih tak sampai, Padi...dedicated for someone)

Jumat, 25 Februari 2011

UANG DAN KEBAHAGIAAN

Sampeyan memang punya banyak uang, Pak e..tapi sampeyan ndak pernah punya banyak waktu. Sementara saya, saya punya begitu baanyak waktu tapi ndak pernah benar-benar kekurangan uang. Jadi sampeyan ndak perlu mengasihani saya, justru saya lah yang mengasihani sampeyan.

Saya merasakan kebahagiaan justru dari sedikitnya uang saya. Saya jadi lebih bijaksana menghargai sebuah daya upaya. Mensyukuri yang sedikit dan menyedekahkan yang banyak. Dengan ketiadaan saya ndak pernah takut kehilangan. Sementara sampeyan, sampeyan tidak mengenal kata cukup, selalu merasa kurang dan tidak tahu apa yang harus disyukuri. Kebahagiaan sampeyan hanya mendapat lebih banyak lagi. Sampeyan tak pernah berhenti berlari dan tak pernah sempat menikmati kebahagian. Yang sampeyan rasakan hanya lelah dan rasa puas yang hanya sebentar. Ndak pernah tahu artinya banyak karena ketika sampeyan mendapat banyak seketika itu pula sampeyan merasa sedikit dan kurang. Bukankah sampeyan ndak pernah tidur nyenyak? Ndak pernah makan enak? Ndak pernah berlibur keluar kota? Karena sampeyan takut kehilangan. Takut uang sampeyan berkurang. Saya kasihan sekali sama sampeyan, Pak e... Kita punya persepsi yang berbeda tentang uang dan bahagia.

Kamis, 24 Februari 2011

DILEMA

Dilema, aku ingin pulang karena sudah terlalu lama meninggalkan anak-anak dan suami. Tapi tak tega meninggalkan mama. Antara kewajiban sebagai seorang ibu dan istri, juga kewajiban sebagai seorang anak. Rasanya jahat sekali aku, disaat kondisi fisiknya semakin lemah aku justru berpikir untuk meninggalkannya dan mementingkan diri sendiri. Ku belai rambut yang separuhnya hampir memutih itu. Kepalanya tidak lagi bulat. Wajahnya tidak lagi oval. Sel-sel kanker itu merubah semuanya. Kening lebar gemilang dulu kini dikuasai kelenjar getah bening yang sudah bermetastase. Kepala mama ku sudah dijajahnya.

Mama mulai menyadari penyakitnya pada tahun 2007. Waktu itu beliau merasai ada sebuah benjolan kecil sebesar biji jagung dibawah lehernya diatas pundak. Tidak sakit. Tapi saat staminanya lemah benjolan itu terasa berdenyut. Tahun 2008 benjolan itu semakin besar hingga kami merasa perlu untuk memeriksanya ke dokter. Setelah di biopsi dokter menyatakan mama mengidap kanker kelenjar getah bening. Bertambah waktu benjolannya bertambah dimana-mana. Di ketiak, di lipatan paha. Tapi mama memang pejuang tangguh. Beliau mau mencoba apa saja untuk sembuh, kecuali di kemoteraphy dan operasi. Terapi akupuntur, dan herba dijalaninya dengan antusias. Segala macam obat2an herbal diminumnya. Terakhir beliau minum rebusan air sarang semut. Alhamdulillah, benjolan- benjolan itu semua akhirnya hilang sekitar awal tahun 2010.

Tapi dua bulan yang lalu tiba-tiba saja khabar mengejutkan itu sampai pada ku. Mama mencapai puncak terburuk kondisi kesehatannya yang memaksa ku untuk bergegas pulang kampung. Sudah lebih dari dua minggu aku meninggalkan anak-anak, suami dan segala aktifitas rutinku. Menemani mama dan berkumpul dengan lima saudara kandung ku. Mama terbaring lemah walau tetap sadar sepenuhnya. Meneruskan terapi herba sarang semut dan kali ini ditambah dengan rebusan air daun sirsak (annona muricata/graviola).

tentang daun sirsak ini kami mengetahui khasiatnya dari berbagai sumber. Mulanya sempat bingung menerapkan dosisnya. Dari keterangan di internet, sepuluh lembar daun sirsak dipilih yang sudah tua direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1 gelas diatas api kecil. Tidak terlalu jelas berapa banyak diminum dalam sehari. Kami menerapkan pada mama 2 gelas sehari pagi dan sore. Efeknya mama merasa sangat kepanasan. Berdasarkan pengalaman seorang temannya yang juga penderita kanker kami menilai mama minum terlalu banyak dan kami sepakat mengurangi dosisnya menjadi 1 gelas sehari. Kami berharap banyak pada terapi ini, semoga Tuhan berkenan memberikan kesembuhan buat mama melalui kemo herba daun sirsak dan sarang semut.

Ya Allah, bila memang kesembuhan dari Mu belum tiba buat mama, lapangkan lah hatinya agar beliau ikhlas dan sabar menghadapi ini semua. Aku tak ingin menangis, Tuhan..jika cobaan ini justru membuat kami semakin dekat denganMu.